Kelompok ISIS yang sedang naik daun karena menebar teror di seluruh dunia punya banyak sebutan, mulai ISIL, IS, dan Daesh. Lalu apa bedanya sebutan-sebutan ini? mengapa menjadi perdebatan di banyak negara yang memerangi Isis?
 |
| Bendera ISIS |
Pemerintah Inggris yang mulai ikut juga menggempur ISIS dari udara yang katanya sebagai bentuk soladiritas kepada Perancis mulai Desember 2015 ini menggunakan kata istilah dari bahasa arab "Daesh" untuk menyebut ISIS karena kalo pake kata IS atau Islamic State takutnya mereka dianggap mengakui "kekhalifahan" yang dideklarasikan oleh ISIS.
Sedangkan Perancis sejak tahun 2014 kemarin memutuskan menggunakan kata "Daesh" untuk menyebut ISIS menggantikan kata sebelumnya EIIL ( L'Etat Islamique en Irak et en Syrie).
Empat nama yang bersaing diantara yang digunakan oleh ISIS, yang muncul pada pertama kali tahun 1999 ketika didirikan oleh Abu Musab Al-Zarqawi, seorang Mujahidin Jordania yang mendirikan kamp pelatihan Jihad di Iraq.
 |
| Abu Musab Al-Zarqawi |
Pada awalnya grup yang didirikan Abu Musab Al-Zarqawi bernama Jama'at al-Tawhid wal-Jihad, kemudian berganti menjadi lebih sederhana yaitu Al-Qaeda di Iraq (AQI) setelah berbaiat kepada Al-Qaeda pimpinan Usamah bin Laden pada Oktober 2004.
Abu Musab Al-Zarqawi syahid di tahun 2006 akibat serangan Amerika, dan kepemimpinan AQI kemudian di pegang oleh Abu Umar Al-Baghdadi, AQI mendeklarasikan berdirinya negara Islam di Iraq dan merubah namanya menjadi Islamic State in Iraq (ISI) atau di Indonesia dikenal dengan nama Daulah Islam Iraq.
Deklarasi ISI ini sempat ditentang oleh Al-Qaeda pusat karena tidak ada pembicaraan sebelumnya dan juga ternyata menimbulkan serangan yang luar biasa hebat kepada para petinggi ISI dari Amerika, Pemerintah boneka Iraq buatan Amerika, dan kelompok Syiah sehingga banyak petinggi ISI yang tertangkap atau terbunuh.
Puncaknya pada tahun 2010 yang mengakibatkan pemimpin ISI yaitu Abu Umar Al-Baghdadi syahid oleh serangan Amerika. Kepemimpinan kemudian diteruskan oleh Abu Bakar Al-Baghadi, yang pada tahun 2013 memperluas operasi ISI yang pada awalnya beroperasi di Iraq kemudian memperluas operasi ke suriah. Maka ditambahkan kata Al-Sham sehingga merubah ISI menjadi ISIS.
 |
| Abu Bakar Al-Baghdadi |
Islamic State (IS)
Pada Juni 2014, ISIS mendeklarasikan "kekhalifaannya" dan menghilangkan 2 huruf terkahir pada akronim nama mereka sehingga hanya menyisakan 2 huruf saja yaitu IS atau Islamic State atau dalam bahasa Indonesianya menjadi Negara Islam atau Daulah Islam.
The Islamic State of Iraq and Syria (Isis)
Nama asli Kelompok Isis dalam bahasa arab adalah Al-Dawla Al-Islamiya fi
al-Iraq wa al-Sham.Tiga kata pertama diterjemahkan menjadi Islamic
State of Iraq (Negara Islam Iraq) sementara "Al-Sham" ditujukan kepada
Suriah dan wilayah sekitarnya yang lebih luas.
Penggunaan kata akronim Isis menimbulkan masalah bagi banyak perusahaan dan merek di seluruh dunia yang sudah terlanjur menggunakan nama Isis, bahkan nama dewi mesir kuno pun namanya juga Isis.
The Islamic State of Iraq and the Levant (Isil)
Wilayah terdefinisi di sekitar Suriah secara historis disebut sebagai Levant (sebuah frase Perancis kuno untuk "tanah matahari terbit"), termasuk didalamnya yaitu Suriah, Lebanon, Palestina dan Yordania.
Pemerintahan Obama dan stasiun TV Aljazeera sudah lama cocok menyebut Isis dengan kata akronim Isil karena percaya kata Levant lebih akurat terjemahannya dari bahasa arab.
Daesh
Daesh, kadang dieja dengan DAIISH atau Da'Esh sebagai kependekan dari Dawlat al-Islamiyah f'al-Iraq wa al-Sham. Rata-rata media berbahasa arab menyebut kelompok Isis dengan Daesh.
Ada argumen yang menyebutkan penggunaan kata Daesh untuk mengejek Isis, yang berasal dari campuran terjemahan kasar dari kata Arab individu, terutama kata kerja bahasa Arab دعس, yang berarti menginjak-injak atau menghancurkan.
Nah sudah tau perbedaannya kan.